2 days i'm of and not write in here, that because he was sick. With this situation that always with rain and rain it can make you sick too. Dia demam dan pilek serta sakit tenggorokan selama 2 hari ini aku mengunjungi kostannya untuk mengingatkan ia untuk makan karena aku khawatir dengannya. Hingga kemarin adalah hal ternekat bagiku karena ia memilih untuk naik motor menuju utara rumah orangtuanya.
Disaat kondisinya yang sedang panas untuk berdiri harus dibantu ia masih nekat pergi dengan motor. Mungkin aku hanya menambah bebannya dengan ikut bersamanya tetapi aku khawatir dengannya. Selama perjalanan yg bisa kulakukan hanya memberikan peringatan dan membuatnya terjaga. Meski beberapa kejadian terjadi kita selamat sampai sana dan aku senang ia bisa lebih baik di sana. Meski aku tidak tau apakah dengan begini aku masih dianggap kurang mampu untuk mengurusnya.
Aku hanya bisa mengurusnya seperti itu meski aku merasa masih kurang karena aku payah mengurusnya. Aku ingin menangis jika tidak mengurusnya aku ingin bersamanya. Disaat aku harus meninggalkannya aku teringat jika seandainya aku menjadi istrinya mungkin aku kn lebih baik untuk mengurusnya dan bisa bersamanya tanpa harus ragu-ragu.
Kembali lagi aku hanya pacarnya yg aku semakin ragu apakah orangtunya bisa menerimaku melihat kemarin seperti itu. Bukannya aku tidak ingin membawa kedokter atau apa semua hal yg buruk tetapi aku binggung harus bagaimana aku mencoba secepat mungkin jika harus meninggalkannya karena takut ia kenapa-kenapa.
Aku hanya berharap orangtuanya bisa melihat aku lebih baik dari sebelumnya dan dia cepat sembuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar