Senin, 05 Januari 2015

kinchana

Hai hoooo 

Hari ini masuk kerja lagi merasa lebih baik bisa melihat dia di kantor. Terlihat lebih baik dari pada saat di kostannya. Melihat dia lebih baik malah kondisiku yang memburuk. Auhh, tidak bisa apa aku tidak membuatnya khawatir. Merasa menjadi bodoh sekali tidak bisa menutupinya. Lagi pula kenapa lagi kaki ini mengganggu sekali dan terasa berat.

Jangan bilang kena asam urat lagi, tapi tidak mungkin baru tadi makan kacang. Mungkin karena salah tidur membuat kondisi kaki menjadi tegang di tambah tadi mencoba bumbu kacang membuatnya semakin kencang. Ya, itu bisa di terima .. Lebih baik dari pada berspekulasi jelek. Dia sudah bisa makan nasi melihatnya menjadi lebih baik. Sepertinya malah aku yang harus memikirkan diriku sendiri terlebih dahulu supaya tidak membuatnya khawatir.

Lagi pula sakitku tidak separahnyakan hanya penyakit flu dan batuk saja setidaknya itu tidak akan membuatnya khawatir. Sepertinya aku akan pulang lebih cepat hari ini karena kakiku terasa sakit dan lemas sekali. Kaki sebelah kanan ini terasa membengkak dan mencengkram saat berjalan bahkan saat duduk. Biasanya hanya di sekitar betis tetapi ini terasa sampai kelutut dan pangkal paha. Rasanya lemas sekali saat berjalan jika aku mencoba untuk berjalan seperti biasa terasa tulangku telapakku benkok sehingga aku harus membengkokan ujung telapakku untuk berjalan jika tidak begitu maka aku harus menyeret kakiku sendiri.

Terasa menyedihkan bukan, ya .. aku memang begitu menyedihkan di usia yang muda sudah memiliki penyakit yang aneh begini. Tetapi tenang saja ini hanya masalah waktu sebentar lagi juga sembuh biasanya ini akan segera sembuh 2-3 hari juga sembuh. Hmm, jika ku ingat sepertinya semalam aku tidur sambil memasukkan kakiku kedalam kasur karena kasurku berada di bawah sehingga memiliki celah antara kasur atas dan bawah. Karena 2 hari ini terserang flu dan merasa dinggin aku selalu memasukkan kakiku ke dalam celah itu untuk membuat diriku hangat bahkan aku menggunakan spreiku sendiri sebagai selimut karena aku merasa dinggin dan berakhir dengan bersin serta flu di pagi hari.

Mungkin karena terlalu tegang saat tidur sehingga membuat kakiku sakit hari ini. Hmm, aku sedang berfikir untuk pulang cepat dan meminta jemput ayahku tapi aku sendiri binggung mengabarinya. Selain itu ada yang mengganjal pikiranku, yaitu paketku yang nyasar ke kantor orang. Hwaa ... bagaimana ini .. baru kali ini aku mengalaminya. Alamatnya tidak jauh dari kantorku sama di Jl. Pos Pengumben No. 8. PT. Novell. Hwaa biasanya tidak nyasar baru kali ini nyasar. Hmm .. aku harus mengambilnya hari ini juga. Mungkin aku akan meminta ayahku mengantarku meski aku tidak tau lokasi jelasnya.

Aku teringat pekerjaanku aku sudah memberikan deatline jam 3 untuk report dari divisi lain. Bagaimana aku bisa meninggalkan pekerjaanku. Mungkin bisa saja sih aku tetap pulang cepat dan memonitor komputer kantorku dari hp atau mungkin nanti sore melanjutkan di warnet sampai kakiku terasa lebih baik karena aku masih ingin tidur saat ini. Kepala belakangku terasa sakit mungkin karena salah tidur itu. Mau bagaimana sakit saat itu terasa hanya saat sudah bangun. 

Terlebih lagi ada yang aku takutkan lagi, yaitu jika ini tidak sembuh bisa-bisa saat tidur kakiku kram terus. Rasanya itu sangat sakit dan terasa lebih baik di amputasi dari pada sakit itu menyerang. Kakiku mulai dinggin jika diam, terlebih lagi jika terlalu lama tidak bergerak di ruangan ber-ac terasa seperti lumpuh. Bagaimana ini aku tidak bisa meninggalkan pekerjaanku. Aku binggung .. Hwaaa kenapa aku begitu bodoh dan tubuhku begitu lemah padahal aku ingin menunjukkan kepada Dia bahwa aku lebih kuat dari Dia yang sedang sakit saat ini tetapi malah aku yang menyusul sakit. Meski tidak separah Dia tapi tetap saja pasti Dia berkata "Sendirinya juga sakit". 

Oh, iya hentikan semua pembahasan tentang sakit ini biarkanlah aku tidak mau ambil pusing sudah cukup susah menyeret kaki ini untuk melangkah. Ada lagi yang menggangguku itu .. FB. Oh, GOD what must i do now. Makin banyak orang yang add friends belum lagi postingan itu terus berlanjut. Bukan itu yang aku harapkan. Aku hanya mengepost sesuai apa yang aku ingin katakan tetapi kata-kata itu membuat muncul percikan-percikan lainnya. Meski postinganku baik di mata mereka tapi setiap kalian mereka membalas terasa aku harus menghentikan postingan ini supaya tidak menggangguku. Maaf bukan mengganggu tetapi mereka terlalu memujiku hanya karena kata-kataku. Aku tidak ingin aku menjadi seorang yang baik di mata mereka karena aku bukan Nabi atau Malaikat. Aku hanya Aku. Aku yang hidup dan mengikuti kata hati serta menyerahkan segala yang aku harapkan pada Tuhan. 

Entah kenapa aku ingat arti nama mandarinku : Chen Xue Li (kalau benar sudah lupa) artinya salju yang indah. Nama mandarin ini bukan orangtuaku yang memberikkannya melainkan tetanggaku seorang budha. Dia sudah seperti keluarga karena saat orangtuaku melahirkan adikku aku di titipkan di sana. Dia memberikan nama mandarin ini sesuai dengan kondisiku saat kecil. Aku ingat saat itu aku selalu di bilang china nyasar. Karena meski di sana orang chinese tetapi tidak ada yang seputih aku. Putih seperti salju bahkan menyerupai susu. Waktu kecil aku memang bandel, suka bermain masak-masakan dan aku suka semua tetang alam bahkan hewan. Aku ingat aku suka ke vihara untuk melihat hewan di sana dan mendapatkan makanan setelah berdoa disana. 

Tapi sayang sudah tidak pernah kesana karena sudah pindah dan setiap kali ingin kesana orangtuaku selalu tidak mau mungkin karena motornya tidak muat untuk semuanya. Aku ingin meminta alamatnya tetapi aku lupa.

Hmm, baiklah sudah terlalu panjang cerita ini. Semoga kaki ini cepat hangat karena terasa dinggin sekali menembus tulang tapi cuma kaki kanan saja. Aneh rasanya seperti mencelupkan kaki kanan ke dalam air dinggin saat hujan. Baiklah aku harus bekerja sambi menonton mungkin karena saat ini aku hanya harus menunggu dan mereport rutin bulanan saja. 

GB Me ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar