Sabtu, 27 Desember 2014

Seandainya

Tersadar sekarang adalah hari sabtu dan itu berarti malam minggu. Seandainya aku bisa bersamamu saat ini sekedar menonton, makan dan menghabiskan waktu bersama hingga pagi. Waktu berkata bahwa aku bisa bersamamu saat ini karena semua sedang pergi holiday dan seandainya kamu mau melihatku dan bersamaku saat ini. Tapi entah kenapa pipiku kembali basah dan aku hanya bisa tertawa bodoh sendirian diruangan ini. Aku masih perlu waktu untuk pulang dan melupakan semua yang terjadi selama 31 jam itu. Aku harus kembali menyadarkan diriku bahwa aku bukan siapa-siapa bahkan jika perlu aku tidak mengenalmu tetapi aku tidak bisa. Aku teringat akan semua yang sudah kita lalui di malam yang indah bersama dan aku ingin sekali lagi bersamamu seperti itu. 

Saat ini Tuhan mengijinkan aku untuk bersamamu namun itu tidak bisa karena kamu tidak mengijinkan aku untuk bersamamu. Lalu apa yang harus aku perbuat ?? Aku bertanya pada diriku, kenanganmu dan Tuhan. Namun hanya detingan lagu yangku dengar saja saat ini. Andai aku tau kamu masih memerhatikanku dan masih mengijinkanku untuk dekat denganmu itu akan membuatku menjadi lebih baik dan tidak terpuruk dalam kesendirian ini. 

Time for choose and i choose i will not go home now bec i need time for my self now. Need time for accept that you are gone but first accept that i have memory about you. I hope God can make you accept me for today.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar